Kamis, 08 Maret 2018

Daun Sawo dapat mengobati diare ?

Pemanfaatan Daun Sawo sebagai Antibakteri Escherichia Coli


 Hallo guys
Kalian pasti tahukan atau pernah lihat tanaman sawo, itu loh yang buahnya cokelat yang sering dijadikan perumpamaan untuk kulit orang indonesia “ sawo matang “. Tapi kalian tau gak sih ternyata tanaman sawo itu memiliki segudang manfaat loh bagi tubuh kita. Mau tau gak manfaatnya apa saja?, baca terus sampai akhir ya bermanfaat loh buat pengetahuan kalian langsung aja yuk baca penjelasan tentang sawo si coklat yang bermanfaat ini, cekidottt

Apa itu tanaman sawo ?
Tanaman sawo ( Manilkara kauki L ) merupakan salah satu jenis tanaman tahunan, yang berbuah tanpa ada musim. Tanaman sawo ini berasal dari Guetemala ( Amerika tengah ), meksiko dam hindia barat. Tanaman ini sudah menyebar keberbagai benua salah satunya asia yaitu indonesia yang di tanam di dataran tinggi dengan ketinggian 1200 m dpl,  terdapat di jawa dan madura.



Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sawo_manila

 


Untuk lebih jelasnya mengenai tanaman sawo, kuy lihat klasifikasi dari tanaman sawo  dibawah ini
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiosperma
Kelas : Dicotyliedonae
Bangsa : Ebanales
Suku : Sapotaceae
Marga : Achras
Jenis : Achras Zapota L

Apa aja sih kandungan dari daun sawo ?
Adapun Kandungan zat kimia dari Daun sawo antara lain :
1. Tanin
Tanin dapat menyebabkan denaturasi protein dengan membentuk kompleks dengan protein melalui kekuatan non-spesifik seperti ikatan hidrogen dan efek hidrofobik sebagaimana ikatan kovalen, menginaktifkan adhesin kuman (molekul untuk menempel pada sel inang), dan menstimulasi sel-sel fagosit yang berperan dalam respon imun seluler (Chisnaningsih, 2006).
Tanin merupakan senyawa kompleks yang banyak terdapat pada tumbuhan, biasanya merupakan campuran polifenol yang sukar untuk dipisahkan karena tidak dalam bentuk kristal. Di dalam tumbuhan letak tanin terpisah dari protein dan enzim sitoplasma, tetapi bila jaringan tumbuhan rusak maka reaksi penyamakan dapat terjadi. Reaksi ini menyebabkan protein lebih sukar dicapai oleh cairan pencernaan hewan pemakan tumbuhan. Salah satu fungsi utama tanin yaitu sebagai penolak hewan pemakan tumbuhan karena rasanya yang sepat . Tanin dapat meringankan diare dengan menciutkan selaput lendir usus (Tjay dan Rahardja, 1991).
2. Flavonoid
Flavonoid merupakan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada tanaman hijau, kecuali alga. Flavonoid yang lazim ditemukan pada 15 tumbuhan tingkat tinggi (Angiospermae) adalah flavon dan flavonol dengan C- dan O-glikosida, isoflavon C- dan O- glikosida, flavanon Cdan O-glikosida, khalkon dengan C- dan O-glikosida, dan dihidrokhalkon, proantosianidin dan antosianin, auron O-glikosida, dan dihidroflavonol Oglikosida (Markham, 1998).

Manfaat daun sawo  ternyata bisa loh mengobati penyakit diare yang disebabkan bakteri Escherichia coli, pasti kalian penasarankan bagaimana mengolah daun sawo ?

Apa sih diare ?
Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan frekuensi yang tidak normal (meningkat) dan konsetrasi tinja yang lebih lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam  24 jam  juga disertai dengan  nyeri di bagian bawah  perut. 

Apa saja sih penyebab dari diare ?
Infeksi. Dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan parasit.  Penyebaran bakteri atau paraqsit yang paling sering adalah memalui air yang sudah tercemar oleh tinja atau kotoran. Dengan demikian penyakit ini lebih sering terjadi pada lingkungan dengan sanitasi air bersih yang kurang memadai, baik untuk minum, memasak dan mencuci. Bakteri Escherichia coli merupakan agen penyebab diare yang paling sering di banyak negara.
Penyebab Diare lainnya. Mencret juga dapat menular dari orang ke orang, diperburuk oleh kebersihan pribadi yang buruk. Makanan merupakan penyebab utama diare ketika disiapkan atau disimpan dalam kondisi yang tidak higienis.

Cara Pengolahan daun sawo
  • Siapkan satu mangkok daun sawo, lalu cingcang daun tersebut
  • Kemudian beri 2 gelas air bersih
  • Lalu rebus selama 15 menit, kemudian minum airnya 3 kali sehari

Nah itulah manfaat dan cara pengolahan  dari daun sawo sebagai antibakteri semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba ya, see you di artikel selanjutnya ya



Daftar Pustaka
Chisnaningsih.2006. Pengaruh pemberian ekstrak syzygium  polyanthum terhadap produksi    roimakrofag pada mencit BALB/c yang Diinokulasi Salmonella Typimurium. Semarang 

Markham.1998. Cara Identifikasi Senyawa Flavanoid. Bandung                  

Puspa dewi, Irene. 2017. Perbandingan Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dan Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara zapota L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli. JURNAL AKADEMI FARMASI PRAYOGA (Volume 2 No.1 ISSN-Online : 2548-141X).  Akademi Farmasi  Prayoga Padang 

Tjay dan Rahardja. 1991. Obat – obat penting. Jakarta

 

 

 

 


15 komentar: